Home Inspirasi RAB (Rencana Anggaran Biaya)

RAB (Rencana Anggaran Biaya)

244
0

IndoINT.com

Ketika ingin membuat sebuah proyek konstruksi atau sekedar membangun rumah maka pembuatan sebuah rencana anggaran sangat diperlukan. Pembuatan rumah tidak bisa dilakukan tanpa adanya persiapan dan perhitungan, karena bisa saja pembangunan berhenti di tengah jalan akibat anggaran yang tidak memadai.

Untuk mencegah adanya kelebihan atau kekurangan biaya saat proses pembangunan maka perlu dibuat suatu rencana anggaran yang dikenal sebagai RAB. Dalam pembuatan rencana biaya, semua komponen perlu dimasukkan agar menghasilkan perkiraan biaya yang sesuai.

Pengertian RAB (Rencana Anggaran Biaya)

Rencana Anggaran Biaya atau RAB merupakan gambaran biaya atau perkiraan yang diperlukan untuk sebuah proyek konstruksi atau pembangunan. Rencana biaya tersebut merupakan biaya total sampai proyek selesai.

Pembuatan RAB sangat penting dan perlu dilakukan sebagai sebuah panduan atau acuan untuk pengerjaan sebuah proyek konstruksi, sehingga pembangunan bisa berlangsung dengan lancar.

Pembuatan RAB harus dilakukan secara jelas dan rinci agar biaya yang dikeluarkan selama pembangunan dapat digunakan secara tepat dan bertanggung jawab. Konsep tersebut juga bisa dipakai untuk menggambarkan spesifikasi pekerjaan, tenaga kerja yang dipakai, peralatan kerja, serta titik penentu harga awal apabila rumah akan dijual.

Komponen yang Ada Dalam RAB

Ketika membuat RAB ada beberapa komponen yang perlu dimasukkan ke dalam perhitungan. Beberapa komponen yang perlu ada dalam Rencana Anggaran Biaya, yaitu:

1. Uraian pekerjaan

Dalam sebuah proyek konstruksi biasanya terdapat beberapa jenis pekerjaan. Contoh uraian pekerjaan dalam proyek konstruksi yaitu tahap persiapan, urugan, galian, serta pekerjaan pondasi beton.

2. Volume pekerjaan (unit)

Dalam pengadaan barang biasanya dipakai satuan berupa unit. Selain unit, satuan yang banyak digunakan dan dihitung dalam pekerjaan konstruksi yaitu satuan meter persegi (m2) atau meter kubik (m3).

3. Harga satuan

Harga per satuan perlu dicantumkan dalam RAB. Pada pengadaan barang kalikan harga satuan dengan jumlah unit barang untuk memperoleh biaya belanja modal.

4. Total upah pekerja

Upah pekerja yang dimasukkan biasanya upah untuk jasa konstruksi yaitu biaya per jam dikali estimasi waktu pekerja dikali dengan jumlah total pekerja.

5. Total material bahan bangunan

Setiap material yang digunakan dalam pembangunan perlu dimasukkan ke dalam RAB dan dijumlahkan agar diperoleh total material yang digunakan.

6. Grand total

Total biaya atau harga yang diperoleh dari penjumlahan total material dan total upah atau perkalian volume dengan total upah.

Langkah-Langkah Menyusun RAB

Walaupun cenderung rumit, namun RAB bisa dibuat secara lebih sederhana. Cara pembuatan dan penyusunan RAB yang mudah, yaitu:

  1. Mempersiapkan gambar kerja

Gambar kerja digunakan untuk melihat jenis pekerjaan, spesifikasi, serta ukuran bahan bangunan yang akan digunakan. Ketika gambar kerja sudah ada maka volume pekerjaan akan lebih mudah dihitung.

 2.  Menghitung volume pekerjaan

Volume pekerjaan diperoleh dari memasukkan harga satuan pekerjaan per unit atau per meter persegi.

 3.  Menentukan harga satuan kerja

Harga satuan kerja lebih dikenal sebagai harga upah dan material. Harga upah dan material ditentukan berdasarkan harga yang umum di dekat lokasi proyek. Perhitungan upah harus dilakukan secara teliti untuk menghindari adanya perbedaan permintaan upah yang terlalu berbeda oleh pekerja.

 4.  Menghitung jumlah biaya

Jumlah biaya pekerjaan diperoleh dengan mengalikan volume pekerjaan dengan harga satuan.

  5. Rekapitulasi

Rekapitulasi merupakan jumlah dari masing-masing sub pekerjaan. Setiap pekerjaan dijumlah sehingga mendapatkan hasil jumlah keseluruhan biaya proyek. Selain biaya tersebut, beberapa biaya yang harus disiapkan adalah biaya pajak, pengurusan izin, dan biaya lainnya.

Pembuatan dan penyusunan RAB memerlukan ketelitian dan perhitungan yang akurat. Oleh karena itu, rencana anggaran yang sudah dibuat perlu diperiksa beberapa kali untuk memeriksa apakah ada komponen yang belum dihitung atau ada biaya yang bisa dikurangi. Sehingga, proyek pembangunan bisa berjalan lebih efisien.

Previous articleReview
Next articleKonsinyasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here