Home Bisnis Online Ketahui 5 Cara Riset Produk untuk Jualan Online

Ketahui 5 Cara Riset Produk untuk Jualan Online

82
0

Ingin produk jualan online Anda laku keras? Anda wajib untuk mengenal medan pertempuran bisnis dengan melakukan riset produk. Jadi, Anda bisa tahu apakah produk Anda banyak pesaingnya atau harga produk yang ditawarkan cukup bersaing untuk menarik konsumen.

Tapi, bagaimana cara riset produk ya?

Tenang, kami sudah merangkum cara riset produk online yang bisa Anda coba. Yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa itu Riset Produk dan Kenapa Penting untuk Bisnis Online? 

Riset produk adalah proses mencari informasi tentang suatu produk bisnis, baik dari sisi harga, kualitas dan persaingannya. Tujuannya, Anda bisa tahu mana produk yang akan dijual, serta cara terbaik untuk menjual dan mengembangkan produk tersebut. 

Kalau dijabarkan lebih lanjut, riset produk dilakukan untuk mencari tahu tiga hal berikut:

  1. Potensi laku tidaknya produk atau layanan Anda di pasaran.
  2. Kompetitor bisnis serupa
  3. Cara terbaik untuk mengembangkan produk dan layanan Anda.

Memangnya penting ya melakukan riset produk untuk bisnis online? Penting sekali. Menggunakan informasi yang Anda kumpulkan dari riset produk, Anda dapat menyusun strategi penjualan yang efektif.

Dengan riset produk yang baik, Anda akan terhindar dari kerugian. Sebab, Anda akan lebih memahami kebutuhan konsumen sehingga menjual produk yang mereka perlukan. Selain itu, Anda juga lebih mengerti bagaimana Anda harus bersaing dengan penjual lainnya. 

Misalnya, Anda ingin menjual masker. Anda bisa cek dulu apakah tren penjualan masker secara online cukup tinggi. Dengan riset produk ini, Anda tahu apakah konsumen membutuhkan masker atau tidak. 

Lebih jauh lagi, Anda bahkan akan tahu masker jenis apa yang paling diminati. Lengkap dengan kisaran harganya, target pasarnya, serta konten iklan seperti apa yang dapat digunakan menarik konsumen nantinya.

Cara Riset Produk untuk Jualan Online

Setelah mengetahui pentingnya riset produk untuk bisnis online Anda, saatnya Anda mengetahui cara riset produk yang baik. Tak perlu khawatir, caranya mudah kok! Tools yang akan Anda pakai pun semuanya gratis.

Cara riset produk untuk jualan online antara lain:

  1. Menggunakan Google Trend
  2. Survey di Marketplace Populer
  3. Menggunakan Google Keyword Planner
  4. Melihat Review Produk dari Konsumen
  5. Melakukan Survey dengan Kuesioner

Berikut penjelasan detail cara riset produk untuk jualan online:

1. Menggunakan Google Trend

Cara riset produk yang pertama adalah memanfaatkan Google Trend, sebuah tool yang menunjukkan seberapa sering suatu topik dicari di Google. 

Nah, karena Google sendiri adalah mesin pencari yang mendominasi dengan lebih dari 92% pencarian di seluruh dunia, hasil riset Anda tentu akan jauh lebih tepat.

Google Trend dilengkapi dengan berbagai fitur yang memudahkan Anda mencari dan mempelajari sebuah topik. Mulai dari lokasi, rentang waktu, kategori, hingga jenis pencarian. Ini dapat Anda manfaatkan untuk mengetahui kepopuleran produk yang ingin Anda jual sesuai target pasar Anda. 

Caranya sangat mudah. Anda cukup memasukkan kata kunci yang ingin Anda ketahui di kolom pencarian Google Trend sebagai berikut: 

Contoh penggunaan Google Trend untuk tahu tren pencarian konsumen

Contoh di atas menunjukkan tren pencarian alat olahraga di Indonesia dalam kurun waktu satu tahun. 

Dari riset produk tersebut, Anda jadi tahu tren permintaan pasar. Seperti terlihat, di awal tahun, grafiknya cenderung meningkat. Itu artinya alat olahraga banyak dicari orang di rentang waktu tersebut. 

Data tersebut bisa menjadi bekal untuk merancang strategi Anda dalam menggenjot penjualan produk di waktu ideal tersebut.

Tidak hanya itu, Google Trend juga dapat menampilkan produk terkait alat olahraga di kolom Related Queries. Pada contoh ini, hasil yang muncul adalah sepeda statis dan sepeda statis Kettler. 

Salah satu hasil yang ditunjukkan oleh pencarian di Google Trend

Bahkan, merk Kettler pencariannya ternyata cukup tinggi hingga 400% ketika menggunakan pilihan Rising atau frekuensi pencarian yang meningkat. Ini bisa jadi inspirasi Anda untuk menjual produk tersebut. 

Anda juga dapat mengganti opsi ‘Rising’ ke ‘Top’, yaitu pencarian yang paling populer sepanjang waktu. Dengan cara ini, Anda jadi lebih tahu tren dalam rentang waktu lebih panjang. Sebagai contoh, Anda jadi tahu adanya tren merk sepeda lain yaitu Berwyn.

Mencari kemungkinan produk sejenis untuk mendukung riset produk yang dilakukan.

Jika Anda bingung memilih antara dua produk, Google Trend juga memberikan Anda pilihan untuk melakukan perbandingan lewat kolom Compare seperti di bawah ini:

Fitur compare yang ada pada Google Trend untuk membantu upaya riset produk.

Baca Juga: Cara Menggunakan Google Trend Secara Lengkap!

2. Survei di Marketplace Populer

Cara riset produk berikutnya adalah survei produk yang sedang laris di berbagai marketplace. 

Katakanlah, kalau Anda ingin riset produk di Shopee. Pertama, Anda buka situs Shopee melalui browser atau aplikasi di ponsel. Di halaman utama Shopee, Anda dapat menemukan kolom Pencarian Populer dan Produk Terlaris.

Contoh riset produk menggunakan pencarian populer di marketplace

Nah, ternyata di bagian Pencarian Populer, masker kesehatan masih menjadi salah satu produk yang banyak dicari. Kemudian di bagian Produk Terlaris, produk fashion- lah yang paling banyak dibeli dari Shopee saat ini. 

Dengan riset produk singkat ini saja, Anda dapat mempertimbangkan untuk menjual produk masker dan fashion dalam memulai bisnis Anda sesuai tren permintaan konsumen.

Namun, karena hasil Pencarian Populer dan Produk Terlaris akan berubah sewaktu-waktu, Anda perlu mengikuti perkembangannya dulu sebelum benar-benar terjun ke bisnis tersebut.

Lain cerita, kalau Anda sudah memiliki ide produk yang akan dipasarkan. Riset produk yang perlu Anda lakukan adalah melihat produk terlaris di niche tersebut. 

Sebagai contoh, Anda ingin menjual produk “sepeda statis”. Caranya, cukup ketikkan keyword tersebut di kolom pencarian, Lalu pada kolom Urutkan, pilih Terlaris.

Contoh pencarian produk terlaris di marketplace

Anda dapat melihat bahwa sepeda statis yang paling laris di Shopee adalah tipe Sepeda Statis Excercise Belt Bike Twen BB379. Produk tersebut sudah terjual lebih dari 200 unit per bulan. 

Ini bisa menjadi pertimbangan Anda menjual produk jenis tersebut karena tingkat penjualan yang menjanjikan

Riset produk di marketplace masih bisa Anda lanjutkan sesuai kebutuhan. Misalnya, Anda hanya ingin menjual produk di kota Anda saja, maka gunakan Filter Lokasi. Dan, terapkan berbagai filter seperti Metode Pembayaran, Program Promosi, dan lainnya untuk memahami tren produk secara lebih lengkap 

3. Menggunakan Google Keyword Planner

Produk lain dari Google yang dapat Anda gunakan dalam riset produk adalah Keyword Planner. Dengan tool ini, Anda bisa mendapatkan informasi tentang:

  • Ide keyword potensial yang berasal dari pencarian pengguna Google
  • Jumlah volume keyword tertentu yang menunjukkan ketertarikan pada suatu produk
  • Estimasi performa keyword, jumlah klik, yang bisa menjadi pertimbangan dalam memilih produk tersebut

Caranya, Anda cukup mengetikkan keyword produk yang ingin Anda jual di kolom pencarian. Misalnya, Anda ketikkan jam tangan, lalu tekan Enter.

RIset produk dengan menggunakan Google Keyword Planner

Dari hasil yang dimunculkan, ternyata kata kunci jam tangan dicari orang sebanyak 10 ribu – 100 ribu kali dalam sebulan. Selain itu Google Keyword Planner juga menampilkan sederet pencarian lain yang terkait seperti jam tangan pria, jam tangan wanita, sampai jam tangan Rolex.

Dari riset produk tersebut, Anda bisa mempertimbangkan apakah akan menjual produk jam tangan dan kira-kira jenis apakah yang akan dijual. 

Fitur Google Keyword Planner bernama Refine Keyword

Dari halaman yang sama, Anda dapat melakukan penyaringan keyword di fitur Refine Keywords agar mendapatkan hasil yang lebih spesifik.

Misalnya, Anda bisa menentukan apakah akan menyertakan merek dalam pencarian itu. Jika tidak, hilangkan centang Brand or Non Brand, Jenis Kelamin, dan Orang Lain.

4. Melihat Review Produk dari Konsumen

Biasanya, produk yang penjualannya tinggi atau sedang trending akan banyak diulas oleh konsumennya. Hal ini bisa Anda manfaatkan untuk melakukan riset produk.

Dengan melihat review, Anda akan mendapat informasi kualitas suatu produk sesuai review para penggunanya. Testimoni pembeli dapat Anda bandingkan dengan deskripsi iklan yang dibuat oleh penjual.

Langkah riset produk seperti ini terutama cocok untuk Anda yang berniat menjadi reseller produk tertentu. Jadi, Anda bisa memutuskan apakah sebuah produk layak untuk dijual sebagai bagian dari bisnis Anda

Namun, riset produk melalui review juga bisa menjadi sarana untuk menemukan keunggulan dan kekurangan produk kompetitor bagi Anda yang menciptakan produk sendiri. Dengan informasi yang didapatkan, Anda dapat menyusun strategi bagaimana membuat produk Anda lebih baik daripada milik kompetitor.

Misalnya, Anda melakukan riset produk smartwatch yang sedang populer di salah satu marketplace dan menemukan Xiaomi Mi Band 5 telah diulas sebanyak 11,7 ribu kali. 

Contoh review produk yang diberikan oleh konsumen.

Kalau niche bisnis Anda adalah produk elektronik atau gadget, Anda bisa mempertimbangkan untuk menjual produk tersebut. 

Namun, ada baiknya anda juga melakukan riset produk dengan melihat review di berbagai platform seperti YouTube, blog, dan lainnya 

5. Melakukan Survei dengan Kuesioner

Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk riset produk adalah survei menggunakan kuesioner. Berbeda dengan riset produk yang sudah diulas sebelumnya, cara ini merupakan bentuk pendekatan langsung ke konsumen sehingga bisa mendapatkan informasi yang lebih detail dan mendalam.

Kunci dari riset produk dengan kuesioner adalah memberikan pertanyaan yang tepat kepada responden yang sesuai dengan target pasar bisnis Anda. Baik saat akan merilis produk baru atau untuk mengetahui performa brand bisnis Anda di mata konsumen.

Katakanlah jika Anda memiliki bisnis aksesoris komputer, maka pertanyaan berikut ini yang bisa anda gunakan di dalam kuesioner tersebut:

  1. Seberapa sering Anda menggunakan produk kami?
  2. Apa fitur yang paling Anda suka dari produk kami?
  3. Apa keunggulan produk kami dibandingkan kompetitor?
  4. Apa fitur yang tidak dimiliki produk kami?
  5. Apakah produk kami layak direkomendasikan kepada lingkungan Anda?
  6. Bagaimana kami bisa meningkatkan produk kami agar sesuai dengan kebutuhan Anda?

Untuk mendapatkan respon konsumen yang Anda butuhkan, kembangkan pertanyaan secara mendalam. Selanjutnya Anda bisa mengolah informasi yang sudah didapatkan menjadi sebuah strategi untuk meningkatkan penjualan produk.

Mau Jualan Online? Yuk Lakukan Riset Produk Dulu

Agar jualan online Anda sukses, Anda harus memahami produk atau layanan yang dibutuhkan dan diminati oleh konsumen. Salah satu caranya adalah melakukan riset produk.

Ada beberapa cara riset produk yang bisa Anda lakukan sesuai dengan jenis bisnis dan tujuan pengembangan produk Anda. 

Nah, setelah melakukan riset produk lewat cara yang sudah diulas di artikel ini, Anda dapat mengembangkan jualan Anda secara online dengan lebih baik. Tentunya, dengan memanfaatkan website yang dapat diakses 24 jam, ya.

Demikian informasi tentang riset produk untuk bisnis Anda. Nah, kalau ingin tahu juga cara meningkatkan penjualan dengan lebih baik, kami punya tips untuk melakukannya lewat website. Semua informasi tersebut sudah kami rangkum dalam bentuk ebook yang dapat Anda download secara gratis. Semoga bermanfaat, ya!.

[Unduh Ebook 35+ Tips Ampuh Meningkatkan Penjualan Online Melalui Website]

Previous article10 Inspirasi Usaha yang Menjanjikan untuk Dicoba di 2021
Next articleTutorial WooCommerce Lengkap untuk Membuat Toko Online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here